Sosok Abdul Latip, Tersangka ke-7 Pengeroyok Ade Armando yang Ditangkap Polisi

Berikut ini sosok Abdul Latif, tersangka ke 7 pengeroyok Ade Armando yang ditangkap polisi. Polisi terus memburu sembilan tersangka pengeroyok pegiat sosial sekaligus Dosen FISIP Universitas Indonesia, Ade Armando saat demonstrasi mahasiswa di kawasan gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). Terakhir, polisi menangkap Abdul Latip.

Abdul Latip menjadi tersangka ke 7 yang ditangkap polisi. Dengan demikian, masih ada dua tersangka yang menjadi buron. Abdul Latip ditangkap setelah sebelumnya menyerahkan diri dengan diantar keluarga dan guru silatnya pada Rabu (13/4/2022) malam.

Abdul Latip menyerahkan diri ke Polres Sukabumi, Jawa Barat. "Semalam diantar keluarganya," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah via aplikasi perpesanan, Kamis (14/4/2022), dikutip dari . Setelah itu, aparat dari Polda Metro Jaya datang menjemput Abdul Latip.

Abdul Latip diserahkan ke Polda Metro Jaya karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jakarta, wilayah hukum Polda Metro Jaya. "Sudah diambil oleh Polda Metro tadi pagi (Kamis pagi, ) dan sempat di polres, karena hasil riksa TKP dan penyidik Metro, maka saya serahkan ke (Polda) Metro," jelasnya. Abdul Latip alias Abdul Godeg turut ditetapkan menjadi tersangka setelah terekam kamera ikut memukul Ade Armando.

Abdul latip berusia 30 tahun. Pria berstatus duda ini berasal dari Tegalbuled, Sukabumi, Jawa Barat Sehari hari, Abdul latip beraktivitas sebagai pengembala domba.

Ia biasa mengurus dan mencarikan rumput untuk dombanya. Ia tidak memiliki pekerjaan tetap. "Posisinya bukan mahasiswa, sehari hari pengangguran," kata Camat Tegalbuleud Antono, Rabu (13/4/2022).

Abdul Latip diketahui pernah mondok di pesantren. "Sempat mondok di pesantren di Kecamatan Kalibunder," katanya. Ia ikut pendidikan formal sampai tingkat SD, kemudian mengejar Paket B untuk pendidikan SMP.

"Hanya lulusan SD lalu SMP nya ikut paket B," katanya. Sementara itu, Ketua RT 07, Yuyu mengatakan, Abdul Latip berusia 30 tahun dan lama tinggal di pesantren setelah keluar sekolah dasar. Selepas di pesantren ia sempat menikah namun pernikahannya kandas.

Yuyu mengatakan, AbdulLatip menjalani pernikahan selama sekitar satu tahun. Setelah cerai dengan sang istri, Abdul Latip berkegiatan sehari hari membantu kedua orangtua menggembala domba. Menurutnya, sosok Abdul Latip di mata warga sekitar tidak pernah bermasalah, ia tidak pernah membuat ulah dan hidup biasa membantu kedua orang tuanya.

"Dulunya sempat pesantren, biasa membantu orangtuanya, ngarit (mencari rumput) menyadap gula, suka bikin gula kan orang tuanya." "Biasa biasa orangnya di sini gak ada yang aneh, kan dulunya dia di pondok, dari keluar kelas 6 itu di pondok, keluar di pondok punya istri, 10 tahun di pondoknya, cerai sama istrinya, tinggal di sini sama orang tuanya," kata Yuyu via telepon, Rabu (13/4/2022). Yuyu kembali menegaskan, anak dari Ajidin (60) dan Aminah (55) itu di mata warga terlihat biasa saja.

"Iya biasa suka ngarit, orangtuanya menyadap gula," pungkas Yuyu. Abdul Latip menjadi tersangka ke 7 yang ditangkap. Sebelumnya, sudah ada 6 tersangka yang ditangkap.

Berikut daftar 7 tersangka yang sudah ditangkap dan dua yang masih buron: 1. Abdul latip 2. Komarudin

3. Muhammad Bagja 4. Dhia UI Haq 5. Arif Pardiani

6. Markos Iswan 7. Al Fikri Hidayatullah 8. Ade Purnama

9. Pria Bertopi (identitas masih dalam identifikasi polisi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *